Senin, 27 Agustus 2012

Lukisan Terkenal dari mancanegara paling mahal

Bagi yang belum pernah melihat, silahkan nih dilihat gambar lukisan yang sangat terkenal dan mampu mengubah persepsi dari seni itu sendiri.
1. Portrait of Adele Bloch-Bauer

Lukisan gambar wanita ini dibuat oleh Gustav Klimt dan berhasil terjual $135,000,000, bener gan satu triluin rupiah lebih untuk hanya membeli satu lukisan. Dasar orang kaya mancanegara, duit segitu banyak dihabisin buat beli satu lukisan, kenapa nggak 1% aja deh disumbangin ke gue yang sudah melarat tujuh turunan.
Update gan : ternyata nih lukisan terkenal ini dibeli oleh pemerintah Austria yang hilang sejak PDII, wah salut deh kalau gitu!!
2.Garçon à la Pipe

Dibuat oleh salah satu pembuat lukisan mancanegara yang sangat terkenal siapa lagi kalau bukan Pablo Picasso, berapa banyak untuk membeli lukisan ini, hanya sekitar $104,100,000.
3. Dora Maar with Cat

Lukisan ketiga yang kok kayaknya sedikit abstrak ini dibeli sebesar $95,200,000, dan tahu siapa yang membuat lukisan dari mancanegara ini!! Yup Pablo Picasso lagi yang membuanya, Seandainya nih orang masih hidup pasti bosnya mikocok pun kalah dalam hal kekayaan.
4. Portrait of Dr. Gachet

Gue nggak habis pikir sama om Vincent van Gogh si pembuat lukisan ini. Dari sekian ribu wanita cantik dan molek yang ada di dunia, kenapa sih dia memakai subyek pria, kayak bintang demen aja. Yup btw kita harus tepuk tangan dan kaki atas kreativitasnya yang mampu membuat gambar lukisan yang tersohor sampai mancanegara. Dan mampu terjual senilai $82,500,000
5. Bal Au Moulin de la Galette

Lukisan ini dibuat oleh Pierre-Auguste Renoir dan menghasilkan uang senilai $78,000,000, bener2 mantep deh yang membuat nya. Lihat saja emosi yang ditimbulkan, mampu menyihir kita sebagai penikmat seni. Bayangkan aja kita lihat dari gambar saja sudah bagus apalagi kalau melihat langsung.
Dan masih banyak lagi lho lukisan mancanegara yang harganya lebih mahal contohlah monalissa, tapi karena belum pernah dijual jadi nggak masuk deh lukisan yang terkenal dari sisi harganya.

JUST FOR SHARE , Semoga bermanfaat ^^v
By: Evita Novianty

Sketsa wajah on paper

Cara Melukis Dengan Pensil



Menggambar atau melukis foto wajah selain sebagai hobi dapat juga berguna untuk pengembangan kemampuan visual dalam menggambar sebuah objek yang realis, seperti objek manusia atau objek tiga dimensi lainnya dalam bidang dua dimensi.
Terdapat dua macam menggambar foto wajah; yang pertama yaitu memindahkan wajah dalam foto ke bidang gambar semirip mungkin dan yang kedua memindahkan wajah dalam foto ke bidang gambar hanya dengan mengambil esensi dari wajah yang akan digambar. Pada kasus yang pertama dibutuhkan kemampuan visual yang cermat serta pengetahuan dasar mengenai anatomi wajah manusia. Sedangkan pada kasus yang kedua selain memiliki kamampuan visual dan pengetahuan anatomi wajah, juga dibutuhkan kemampuan membaca karakter dari objek.
Berikut ini beberapa cara melukis wajah dengan pensil :
1. Tentukan Tema
ketika anda hendak melukis wajah anda harus memastikan wajah yang anda gambar, apakah wajah senyum, cemberut, dan sebagainya. Selain itu tentukan wajah yang anda lukis itu apakah lak-laki atau perempuan apakah orang dewasa, remaja atau anak-anak. Jika anda sudah menentukan tema lukisan anda maka anda tinggal menggunakan insting melukis anda.
2. Pilih Model

Misalnya jika anda hendak melukis orang yang sedang sedih, maka anda harus mencari seorang model yang bisa berakting wajah yang bersedih. Maka anda harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan model anda.
3. Buat Sketsa
Membuat sketsa ini sangat penting agar wajah yang anda gambar bisa akurat. Buatlah seketsa wajah terlebih dahulu terutama di bagian dahi, alis, mata, hidung, mulut dan pipi. Sebab di bagian-bagian itulah yang bisa menggambarkan perasaan sesorang.
4. Perhatikan Obyek
Untuk mempermudah proses penggambaran, sangat dianjurkan untuk membiasakan mata kita melihat objek yang akan digambar, dalam hal ini foto wajah yang akan digambar.  Peletakan objek yang akan digambar juga sebaiknya berdekatan atau seolah-olah berdekatan dengan bidang gambar.  Arah mata kita harus selalu berpindah-pindah dari bidang objek ke bidang gambar.
Selamat Mencoba Di rumah

Step by step , membuat photo menjadi kartun

Merubah foto menjadi kartun dengan bantuan Filter Galery.


Disini saya menggunakan Adobe photoshop CS3/CS4
Ok berikut langkah-langkahnya :
1.   Buka Photo yang akan kita rubah menjadi kartun 

2.   Kemudian masuk ke Menu Filter>Artistic>Poster Edges..
Isikan angka berikut : 

Edge Thickness = 10 Edge Inthensity = 4 Posterization = 0

3.   Jangan dulu menkan tombol OK, skarang pilih New Effect Layeryang berada di bawah samping icon tong sampah, lalu pilih Film grainpada menu pilihan diatas

Lalu isikan angka sebagai berikut









- Grain = 0 - Highlight Area = 11 - Intensity = 10

4.   Pilih new efek layer lagi sekarang pilih cutout


lalu isikan angka berikut
 
- Number of Level = 8 Edge Simplicity = 4 Edge Fidelity = 3


5.Pilih OK,Dan hasil sementara seperti berikut

6.Nah tahap terakhir yaitu kita akan rapihkan bercak-bercak 
  • yang menurut kita tidak perlu dengan menggoreskan Brush Tool 
  • untuk mengambil sampel warna kita gunakan EyeDropper Tool
  • Gores2kan sesuai warna nya… misalkan warna bajunya biru pilih dulu eyedropper  tool lalu klik pada warna baju, lalu pilih Brush tool dan Goreskan sesuai warna yang sama… dan seterusnya
7.Anda bisa menambahkan background atau tetap seperti aslinya.. ini hasil yang saya dapatkan setelah diganti background

nah mudah kan..
silahkan mencoba.....!!!!

Step by step membuat komik mu sendiri^^

 contoh berbagai katakter mata


Expresion


by Evita novianty
#1: Tentukan Tema!


#2: Temukan Alurmu Sendiri!
Plot adalah inti cerita. Kalau sudah membuat plot yang sesuai, ceritanya akan melebar.

#3: Buat Tokoh Sesuai Tema!


#4: Buatlah Episode Dengan Konsisten!
Bagilah cerita jadi beberapa bagian penting.
Yang penting harus jaga konsistensi cerita! Kerangka cerita!
Pokoknya buatlah konflik pembuka semenarik mungkin!

#5: Ayo Bikin Name!
Name adalah bikin panel dan dialog sebelum menggambar.
Kalau bikin name dari kertas kosong, susah banget, lho. Kalau caraku, begini...
Buat dulu dialognya, ditulis sampai akhir cerita! Lalu bagi-bagi dialog per halaman!
Kalau jumlah halaman tak sesuai, dialog bisa kau tambah atau kurangi. Ingat, jangan mengulang episode yang sama, ya!

Kalau sudah selesai dengan skenario, saatnya bikin panel!
Kau harus konsentrasi penuh saat membuatnya!

#6: Ayo Bikin Name! (Pembagian Panel)

Panel harus diatur, bacanya dari kanan ke kiri, atas ke bawah.
Pikirkan dulu pengaturan halaman kiri dan halaman kanan.

Adegan yang menyolok, panelnya lebih besar! Jangan lupa memberi panel dengan variasi bentuk. Dengan variasi bentuk, panel jadi terlihat menarik dan tidak membosankan.
Skenario yang ditulis sebelumnya bisa diubah mengikuti panel!
Pokoknya panelnya harus mudah dibaca dan dimengerti!

#7: Peralatan Membuat Komik!
Kertas:
Pilih ukuran B4, kau bisa membelinya di toko peralatan komik.






Screentone:
Untuk menempel beragam motif, membantu pengerjaan komik.






Pensil:
Ukuran B atau 2B.
Pakai pensil otomatis (mekanik) juga boleh.



Penghapus:
Untuk menghapus garis pensil.




Tinta:
Untuk isi pena (pen).




Penggaris:
Pakai yang berukuran 30cm.




Drawing Pen:
Untuk menegaskan garis, gambar dan panel.



White Ink:
Tinta putih untuk colour poster.

Kuas Penghapus:
Untuk menghapus remah-remah penghapus.

Mata Pena:
Pakai yang bulat dan untuk pena G, sekarang harganya mahal, ya!

#8: Cara Memakai Pen

Pertama-tama, pasang mata pena!
Sebelum pakai tinta, siapkan 2 botol bekas selai atau yang lain.
Satu untuk ujung pena, satu lagi untuk kuas.
Bubuhkan minyak di ujung pena.

1. Celupkan ujung pena ke dalam air.
2. Hapus dengan tisu.
3. Teteskan tinta yang berlebih.

Nah, hasil gambarmu pasti bersih!
Garis yang bagus bila dibuat dengan menarik ujung pena dari atas ke bawah.
Rambut, mata, dan benda-benda kecil bisa dibuat dengan pena bulat.
Kalau untuk muka dan badan, pakai pena G.

Selesai dipakai, celupkan ujung pena ke dalam air dan hapus dengan tisu sampai bersih.
Alat yang terawat baik bisa awet, lho! ^^

#9: Mengisi Dengan Pen!

Kalian harus menggambar sketsa dengan halus!
Jangan lupa, buat gambar tipis-tipis dengan pensil B atau 2B.
Pokoknya tinggal ditegaskan oleh pen saja!

Lakukan pen touch, untuk menegaskan garis.
Terutama untuk membedakan tokoh manusia dari backgroundnya, agar tampak alami.
Kalau tinta mengering, langsung hapus dengan penghapus.
Bingung karena garis penanya jadi samar?
Sejak awal, harus begini.
Tegaskan garis pensil dengan pena, dengan penuh semangat!
Garis tebal dan tipis harus jelas.
Jangan sampai pudar kalau kena penghapus!

#10: Background Sangat Penting!

Jangan lupa perspektif background!
Kalian harus rajin bikin background dan barang-barang kecil!

Misalnya masuk cafe untuk kencan. Seperti apa cafenya? Imut atau dewasa?
Mereka makan apa? Minum apa?
Pokoknya buat agar pembaca bisa merasakan suasana.

#11: Saat Komik Sudah Selesai!

Jika naskah sudah selesai dibuat, bawa ke bagian editorial komik untuk cari pendapat.
Kau harus menelpon untuk bertemu beberapa hari sebelumnya.
Catat nasihatnya, tanya apa yang tak kau ngerti!
Jangan lupa, tak selalu dapat editor yang baik, lho.

Ada juga editor seperti ini...:
Editor A: Tokoh utamanya menunggu terus, ceritanya tak seru!
Editor B: Lebih bagus kalau tokoh utamanya agresif...

Seperti apapun editor yang kalian dapat, kalian harus tetap semangat!
Pikir saja, "Karya ini harus selesai"!
Pokoknya percaya saja pada editor!

Kamis, 02 Agustus 2012

Apa itu Desain Multimedia


Desain multimedia merupakan pengembangan desain grafis statis. Desain Multimedia bekerja dan menghasilkan karya yang tidak hanya dapat dinikmati secara visual, tetapi juga audio. Dengan desain multimedia, memudahkan orang lain atau target untuk menangkap kesan dan pesan yang disampaikan. Hasil kerja desain multimedia seringkali berupa VCD, DVD atau perangkat penyimpan lainnya.


Pengambilan text, gambar, suara dan media sumber lainnya dapat menggunakan kamera digital, mengunduh dari internet, kamera perekam video, dan sebagainya.
Kegunaan desain multimedia antara lain untuk membuat dokumentasi event, curriculum vitae, demo produk, dan sebagainya.